Fanrong Kreatif Integrasikan Branding dan Efisiensi Operasional untuk Dongkrak Daya Saing Produk Lokal

Jakarta, swaraberita.com. — Penguatan merek (branding) dan efisiensi operasional menjadi dua faktor penting bagi industri manufaktur Indonesia untuk meningkatkan nilai jual produk dan memperluas jangkauan pasar. Strategi tersebut menjadi fokus Fanrong Kreatif, studio branding asal Surabaya yang telah berkiprah selama 10 tahun.

Co-Founder sekaligus CEO Fanrong Kreatif, Andreas Adiel, mengatakan banyak perusahaan manufaktur masih memasarkan produknya sebagai komoditas biasa. Melalui pendekatan brand refreshment dan pengembangan identitas merek, Fanrong Kreatif membantu pelaku industri membangun karakter produk, memperkuat cerita merek (brand storytelling), serta menciptakan nilai tambah.

“Awalnya mereka punya komoditas biasa, tapi sekarang sudah punya brand dan storytelling, sehingga posisi produknya punya nilai lebih,” ujar Andreas dalam sebuah pameran desain dan manufaktur di Jakarta.

Dalam pameran tersebut, Fanrong Kreatif juga berkolaborasi dengan Disiplin, platform aplikasi buatan Indonesia yang berfokus pada pemantauan manajemen 5R. Platform ini membantu perusahaan memantau penerapan 5R sekaligus mendeteksi kondisi abnormal dalam operasional secara berkala.

Kolaborasi tersebut menggabungkan penguatan aspek operasional dengan strategi branding dan kreativitas. Dengan demikian, perusahaan manufaktur diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan keteraturan dan efisiensi proses kerja, tetapi juga membangun citra produk yang lebih kuat di pasar.

Andreas juga menyoroti pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam industri kreatif. Menurutnya, Fanrong Kreatif memanfaatkan AI untuk mendukung riset dan mempercepat proses kerja, dengan tetap memperhatikan transparansi serta etika penggunaannya.

Ia menilai teknologi dapat menjadi alat pendukung bagi industri kreatif selama digunakan secara tepat dan tetap mengedepankan kualitas hasil kerja. Melalui integrasi efisiensi operasional, penguatan identitas merek, dan pemanfaatan teknologi, Fanrong Kreatif berupaya membantu produk manufaktur lokal memiliki nilai tambah serta daya saing yang lebih kuat.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong pelaku industri Indonesia untuk tidak hanya bersaing dari sisi produksi, tetapi juga melalui diferensiasi produk, kekuatan merek, dan kemampuan membangun kepercayaan konsumen di pasar nasional maupun global.