CIMB Niaga Gandeng Perfilman, Ajak Anak Muda Kelola Keuangan Sejak Awal Bekerja Lewat Film Lagi Probation

Jakarta, swaraberita.com. — PT Bank CIMB Niaga Tbk terus mendorong edukasi literasi dan pengelolaan keuangan bagi generasi muda melalui pendekatan kreatif, salah satunya lewat kolaborasi dengan industri perfilman. Kali ini, CIMB Niaga mendukung film *Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?* yang mengangkat cerita perjuangan anak muda menghadapi masa awal bekerja, termasuk ketika menjalani masa probation.

Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga, Amir Widjaya, mengatakan film tersebut memiliki kedekatan dengan kehidupan generasi muda, terutama mereka yang sedang memasuki dunia kerja dan berjuang meraih mimpi.

Menurut Amir, pesan dalam film ini sejalan dengan semangat CIMB Niaga untuk mendukung anak muda dalam mengejar cita-cita, termasuk melalui dukungan pengelolaan keuangan yang tepat.

“Film ini luar biasa karena banyak mengandung cerita tentang perjuangan anak muda pada masa-masa awal bekerja, terutama saat menjalani probation. CIMB Niaga juga memiliki semangat untuk mendukung setiap orang dalam mengejar mimpi, termasuk membantu mereka dari sisi finansial,” ujar Amir saat ditemui seusai pemutaran film *Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?* di Studio Epicentrum, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut menjadi sarana untuk menyampaikan pesan pentingnya membangun kebiasaan finansial sejak dini. Menurutnya, generasi muda perlu mulai memperhatikan pengelolaan keuangan sejak pertama kali memperoleh penghasilan atau gaji.

Melalui layanan OCTO dan CIMB Niaga, pihaknya berharap anak muda dapat lebih bijak dalam mengatur keuangan, memilih produk tabungan, serta menentukan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Amir menambahkan, film merupakan salah satu media komunikasi yang efektif untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Pesan-pesan positif dapat disampaikan melalui cerita yang menghibur tanpa terkesan menggurui atau membebani penonton dengan materi edukasi yang berat.

“Film menjadi salah satu media yang digemari masyarakat Indonesia, terutama anak muda. Melalui film, mereka bisa belajar dengan mudah dan enjoy, tanpa merasa sedang digurui. Jadi, ini merupakan medium yang sangat baik untuk menyampaikan edukasi,” jelasnya.

Terkait peluang kolaborasi berikutnya dengan insan perfilman, Amir menyatakan CIMB Niaga terbuka untuk menghadirkan berbagai inisiatif bersama. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berkembang dan melahirkan gagasan-gagasan baru yang memberikan inspirasi bagi generasi muda Indonesia.

Ia juga mengapresiasi perkembangan industri film nasional yang dinilainya semakin berkualitas, baik dari sisi teknis sinematografi maupun kekuatan cerita. Film Indonesia saat ini dinilai semakin dekat dengan realitas kehidupan masyarakat serta menghadirkan banyak pesan inspiratif.

Menurut Amir, meningkatnya minat anak muda terhadap film Indonesia juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara industri perfilman dan berbagai sektor usaha, termasuk perbankan.

“Film Indonesia semakin bagus. Ceritanya makin grounded dan down to earth, serta memberikan banyak inspirasi. Animo anak muda untuk menonton film Indonesia juga semakin besar. Ini menjadi potensi media kolaborasi yang luar biasa bagi berbagai brand, termasuk perbankan seperti CIMB Niaga, untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat,” pungkasnya.